Implementasi Ilmu Pemasaran oleh Siswa SMKN 8 Bandar Lampung dalam PKL di Gudang Kopi Jempol Petani. Siswa-siswi Jurusan Pemasaran SMKN 8 Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan kompetensi keahlian melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Gudang Kopi Jempol Petani. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran langsung di dunia industri, tetapi juga menjadi sarana penerapan teori pemasaran yang telah mereka pelajari di kelas. Melalui keterlibatan aktif dalam aktivitas pemasaran kopi Jempol Perani, para siswa mendapatkan pengalaman yang relevan dan berharga dalam memahami alur bisnis komoditas kopi.

Selama menjalani PKL, para siswa diberikan kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek penting dalam rantai pemasaran, seperti pengelolaan stok, penjualan langsung, analisis permintaan pasar, hingga strategi branding sederhana. Kopi Jempol Petani, sebagai mitra industri, memberikan ruang bagi para siswa untuk terlibat secara langsung dalam proses kerja nyata. Dengan demikian, mereka dapat membandingkan teori pemasaran yang dipelajari di sekolah dengan praktik yang diterapkan di dunia usaha.

Kegiatan ini juga sejalan dengan visi SMKN 8 Bandar Lampung untuk membentuk peserta didik yang terampil, mandiri, dan siap kerja. Sekolah berharap PKL semacam ini dapat menjadi pengalaman nyata yang membangun karakter profesional, memperluas wawasan industri, serta meningkatkan kemampuan adaptasi siswa terhadap perkembangan dunia usaha. Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga soft skill seperti komunikasi, kerja sama tim, dan tanggung jawab.

Selain itu, keterlibatan siswa dalam industri kopi lokal memberi manfaat ganda, yaitu memperkenalkan mereka terhadap potensi komoditas unggulan daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal. Kopi sebagai bagian penting dalam perekonomian masyarakat Lampung menjadi media belajar yang tepat untuk memahami pemasaran berbasis komunitas dan pemberdayaan petani.

Pihak sekolah pun memberikan dukungan penuh kepada siswa selama menjalani PKL. Guru pembimbing secara berkala melakukan monitoring untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai standar pembelajaran industri. Harapannya, pengalaman di Gudang Kopi Jempol Petani dapat memperkuat kompetensi siswa serta menjadi batu loncatan untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha di masa depan.

“Ini kesempatan baik, untuk peserta PKL langsung jualan kopi Jempol Petani ke konsumen, pengalamannya dapat, cuannya juga dapat.” Ahmad Budiarto – Owner Kopi Jempol Petani

Melalui kegiatan PKL ini, SMKN 8 Bandar Lampung berharap lahir generasi muda yang kreatif, disiplin, dan berdaya saing tinggi dalam bidang pemasaran. Dengan pengalaman nyata yang mereka dapatkan, diharapkan siswa mampu mengembangkan diri menjadi tenaga kerja profesional yang siap menjawab tantangan industri sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi sekolah dan dunia usaha mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna dan produktif.